Cyber Sex


Oleh: Firdaus Putra A.

Bagi yang sering surfing di dunia maya, pasti tak asing lagi dengan istilah cyber sex. Modusnya bisa beragam, mulai dari chat sex, cam sex, dan the real sex sebagai titik puncaknya. Prosesnya pun terbilang cukup sederhana. Dulu (2005) saya pernah melakukan penelitian tentang cyber sex, khususnya chat sex di mIRC. Beberapa informan menyatakan bahwa the real sex bisa berangkat dari chat sex. Setelah melalui chat yang cukup lama dan dirasa masing-masing cocok, biasanya pasangan itu akan bertukar nomor ponsel. Kemudian mereka akan membuat janji kencan di tempat dan waktu yang telah ditentukan.

Itu dulu, tahun 2005. Namun sekarang, mereka tak tak segan-segan lagi mencantumkan nama dan nomor ponselnya di kolom komentar situs-situs tertentu. Sebutlah L, cewek Makasar yang sempat saya hubungi. Saya peroleh nomor kontak itu dari situs www.cerita-dewasa.smut.com. Secara random saya acak beberapa nomor untuk memvalidasi klaim mereka. Dan benar, masing-masing nomor diterima oleh si empunya.

Dalam konteks ini saya melihat telah terjadi pergeseran yang luar biasa. Dulu, tahun 2005, proses the real sex melalui chat sex biasanya sangat privat. Dan sekarang, tahun 2009, proses itu menjadi sangat terbuka dan vulgar. Contoh, L menulis di kolom komentar seperti ini, “Hai, berani ngga ama vagina saya, gua baru dua kali main ama cowok yang gede penisnya? Mungkin Leslie ngga sebanding dengan modifikasi permainan saya. Bagi pria yang mau main ama saya, pasti ngga mampu tuk bercinta ama aku. Kalo merasa tertantang nih hubungi nomor aku. Tlp. 085299511XXX (November 15th, 2008 at 1:44 am)”. Setelah saya panggil, si empunya menjawab sedang berada di resto, kota Makasar.

Fakta ini menunjukan bawah situs-situs cerita dewasa tertentu, sangat membuka peluang bagi “transaksi seks”. Dan menariknya, transaksi itu berjalan di ruang publik, dimana setiap pengunjung, entah sengaja atau tidak, bisa mengaksesnya.

Pada tahun 2005, dalam penelitian yang saya lakukan, ada seorang informan yang menyatakan bahwa chat sex via mIRC juga sering digunakan oleh “ayam kampus” atau penjaja seks lainnya dalam rangka mencari target. Menurutnya, modus mereka bisa dikenali melalui gaya bahasa atau pilihan kata yang digunakan saat melakukan chat sex. Bilamana ekspresif dan tak malu-malu, kemungkinan besar yang bersangkutan adalah perempuan penjaja seks.

Selain L, ada juga R, dia meninggalkan komentar seperti ini, “Lah uwenak tenan itu cerita apalagi kl gw sendiri yang melakukan mmmh kalo mau ayu deh sama gw dijamin pasti uenak tenan apalagi kalo mau sediain tempat yang nyaman dan enak, tinggal sms ke gw 0815-74-110-XXX okeh gw tunggu yah”. Secara umum motif kedua cewek itu bisa kita lihat sebagai proses “self marketing” secara cuma-cuma melalui situs tertentu. Terlepas dari motivasi dasarnya, kedua cewek tersebut terlihat tak segan dan tak malu untuk share nomor ponselnya ke publik. Dan perlu diketahui, ada sekitar 55 komentar pada satu judul tertentu, misal “Seks Pertamaku dengan Tetangga”. Tujuh di antaranya adalah cewek, L, A, Anonim, C, R, F, dan Y. Ada dua di antaranya yang mengklaim sebagai perempuan namun ternyata adalah laki-laki. Secara acak, ada satu perempuan menyangkal identitas dirinya sebagai bukan R. Identitas ini berbeda dengan apa yang ia tulis di kolom komentar. Yang jelas melalui eksplorasi acak, nomor-nomor yang mereka cantumkan adalah aktif, bukan fiktif.

Dan situs itu nampaknya juga menjadi media pengembaraan seks, terlihat dari dua komentar ini, “Hy gw haekal umur gw 19 thn.. gw lum pnah ml,masih perjaka tulen, bagi cew ada yg maw ml ma gw call me 085693000XXX gw pgn mrasakan nikmat’a ml ma cwe tlong ajarin gw donk (December 23rd, 2008 at 4:33 am)”. Dan dari pihak perempuan ada yang menulis, “Huum.. Gw ce umur 16 ta0n n blom pnah ml.. Gw pgen bget ny0bain ml, yg kt nya tmen2 gw nkmat bget gt.. Ada ga yg maw ngajarin gw ml? Tp jgan kcewa yaph.. S0al nya gw bru ptama x, msi perawan (December 30th, 2008 at 7:02 am)”. Informasi C (perempuan) sulit dilacak karena yang bersangkutan sama sekali tak menyertakan nomor ponsel atau alamat email. Meski demikian, ada saja pengunjung (laki-laki) yang menyambut tawaran itu dengan meminta C untuk mengemailkan nomor ponselnya ke alamat tertentu.

Di tengah-tengah berbagai komentar yang berisi tawaran atau tantangan aktivitas seks, ada satu di antaranya, dengan menyebut diri sebagai “Biji”, yang menulis, “Gw juga sering ngewe tapi gak gitu2 amat. Insaf donk. Norak lo semua (December 26th, 2008 at 11:43 am)”. Artinya di antara para pengunjung yang terbiasa dengan seks bebas pun masih menganggap dan menilai bahwa komentar-komentar yang mereka tulis di situs itu terlalu vulgar dan tak etis. Sayangnya “Biji” tidak menyertakan no ponsel atau alamat email sehingga tak bisa dikonfirmasi lebih jauh dari tindakannya itu.

Terakhir, tulisan ini jauh dari pretensi untuk menyebarkan atau mengkampanyekan situs tertentu. Juga jauh dari keinginan untuk mem-black propaganda situs tertentu. Tulisan ini hanya bermaksud meneropong kondisi sosial yang ternyata telah mengalami pergeseran terkait masalah seksualitas. []

Note: Tulisan ini juga dimuat di http://we-press.com, http://firdausputra.co.cc, dan http://baruheraksa.web.id.
Share on Google Plus

About el-ferda

Saya mulai blogging sejak November 2007. Dulu awalnya iseng sekedar mengarsip tulisan atau foto. Lama kelamaan saya mulai suka menulis. Selain blogging, saya juga suka membaca, nonton film dan diskusi ini itu. Sekarang di tengah-tengah kesibukan bekerja dan lain sebagainya, saya sempatkan sekali dua kali posting tulisan. Tentang saya selengkapnya di sini
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 comments :

bocahbancar mengatakan...

Wah emank Maz..

Lha wong saya sendiri saja pernah iseng-iseng, but bukan pake MIRC atau YM, chatting lewat HP Maz dan anak Bandung, masih SMA, ngasih nomor ga fiktif..

He he he he gila emank, but inilah kenyataannya, saya sebagai calon pekerja sosial juga akan berusaha untuk melakukan penelitian menganai hal ini..

Semangatz..

Ayu Laksmi mengatakan...

wah mas..postingannya kok serem banget ya kali ini..

but it's the fact kok!!

eh ya..maaf ya kemarin waktu kasih comment keliru nama mas Anas..

Kali ini gak salah ..
Sukses mas Firdaus ya..

Anonim mengatakan...

Namun banyak juga yang menyertakan nomor ponsel orang lain seperti mantan, atau orang yang dia benci sekedar untuk mengerjai orang tersebut. yaah, begitulah masa transisi...

Angkasa Bali mengatakan...

Angkasa Bali

Distributor Peralatan Kantor

Jual Peralatan Kantor

Angkasa Bali Distributor alat Kantor

Angkasa Bali jual alat Kantor

Angkasa Bali jual furniture Kantor

Angkasa Bali jual furniture dan alat Kantor